Mengembalikan Kesuburan Tanah Melalui Media Limbah Jerami Padi Dengan Fermentasi Bakteri Azotobacter Chroococcum”

on Rabu, 24 April 2013

ABSTRAKSI
NI’mah, Nur Lailatun, dkk. 2011. Mengembalikan Kesuburan Tanah Melalui Media Limbah Jerami Padi Dengan Fermentasi Bakteri Azotobacter Chroococcum”. Disajikan dalam Rangka Mengikuti Lomba karya tulis ilmiah di tingkat SMA dan sederajat se-Jawa Timur. Lamongan: MA. Matholi’ul Anwar Simo.
Kata Kunci      : Fermentasi, Limbah Jerami Padi, dan Azotobacter Chroococcum
Penggunaan insektisida dan bahan kimia lainnya yang terus-menerus dapat merusak biota tanah serta dapat mengubah kandungan vitamin dan mineral beberapa komoditi sayuran dan buah. Hal ini jika dibiarkan lebih lanjut akan berpengaruh fatal bagi siklus kelangsungan kehidupan, bahkan jika sayuran atau buah yang telah tecemar tersebut dimakan oleh manusia secara terus-menerus, tentunya akan menyebabkan kerusakan jaringan sel pada tubuh bahkan kematian.
Penggunaan pupuk-pupuk kimia serta obat-obat lain pada tanaman tidak hanya menurunkan kandungan di dalam tanaman tapi juga yang paling menghawatirkan adalah bisa menurunkan bahkan bisa menghilangkan keremajaan tanah. Kandungan-kandungan unsur-unsur hara yang penting akan berkurang, seperti N, Ca, P, Mg.
Masalah-masalah di atas itulah yang melatarbelakangi dilakukannya penelitian ini. Dalam penelitian ini, penulis bermaksud untuk bisa mengembalikan keremajaan tanah serta mencegah rusaknya struktur tanah dengan memanfaatkan limbah jerami padi.
Ada dua rumusan masalah dalam penelitian ini, yaitu: 1) bagaimana cara  membuat fermentasi limbah jerami padi dengan bakteri azotobacter, 2) bagaimana pengaruh bakteri azotobacter dalam fermentasi oleh limbah jerami padi dalam mengembalikan kesuburan tanah?
Tujuan penelitian ini ada dua, yaitu: 1) untuk mengetahui cara  membuat fermentasi limbah jerami padi dengan bakteri azotobacter, 2) untuk mengetahui pengaruh bakteri azotobacter dalam fermentasi oleh limbah jerami padi dalam mengembalikan kesuburan tanah.
Pembahasan data penelitian ini diawali dengan proses penyediaan alat dan bahan. Tahap yang kedua dilakukan dengan cara proses fermentasi. Tahap yang ketiga adalah tindakan peremajaan kesuburan tanah. Tahap yang terakhir yaitu identifikasi pengaruh hasil praktik lapangan terhadap tingkat kesuburan tanah.
Ada dua kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini. Kedua kesimpulan tersebut yaitu: 1) tanah dengan campuran  fermentasi bakteri azotobakter chrococcum dengan media limbah jerami padi mampu mengembalikan kesuburan tanah, yaitu dengan intensitas ph 6 sampai 7, 2) tanah yang telah diolah dengan campuran fermentasi bakteri azotobakter melalui media limbah jerami padi dalam minggu pertama, daun kedua muncul kepermukaan tanah dan rambut akar tumbuh sempurna. Pada minggu kedua, daun keempat muncul koleoptil terbuka dan rambut akar sudah menjadi akar sempurna.

0 komentar:

Poskan Komentar